Tentang Kampus (Kuliah)

Nama saya Cahyana Ali Akbar biasa di panggil Ali
saya baru lulus SMA Pada tahun 2013
dan melanjutkan kuliah di Universitas Gunadarama Depok.
Awal saya masuk kuliah pada bulan oktober 2013.
Saya mengambil Jurusan Manajemen Informatika (D3).

                                                                                            ug

Saya akan bercerita tentang bedanya kehidupan di kampus dengan SMA dulu.
awal saya masuk saya merasa bingung dengan lingkungan kampus karena belum terbiasa beda dengan lingkungan SMA.
Di  Universitas Gunadarma kiita belajar dengan kelas yang tidak menetap karena mengikuti  dosen  yang mengajar karena di Universitas Gunadarma ada 4 Gedung di depok beda dengan SMA yang kelasnya menetap. Cara belajar di kuliah juga sangat berbeda dengan SMA karna di kuliah seterah mahasiswa mau ikut pelajaran apa enggak, Mau masuk atau tidak tidak akan di tegur oleh dosen beda dengan SMA yang tidak masuk sekali di tegur sama wali kelas. Di kampus Mahasisawa yang mengejar dosen agar dapat nilai yang bagus Kalo SMA kebanyakan Guru yangmengejar muridnya, dan masih banyak lagi perbedaan lingkung dan cara belajar SMA dan Kuliah.

 

Sekian Saya menulis Tentang Kuliah dengan SMA.
Mohon saran dan kritik atas tulisan saya agar saya dapat lebih baik dalam Menulis di blok saya ini.
Terimakasih.

Advertisements

KOORDINASI

Saya ingin memposting sebuah artikel mengenai KOORDINASI.
meskipun saya sudah pernah membuat artikel mengenai koordinasi.
Tetapi yang akan saya kali tulis ini agak sedikit berbeda karena ini menurut pendapat saya sendiri apa itu KOORDINASI?

Mungkin kebanyakan orang menganggap koordinasi itu seperti kerjasama, sama saya juga beranggapan demikian tapi jika kita pelajari lebih jauh mengenai apa itu koordinasi, koordinasi adalah cara untuk menguji rasa tanggung jawab dari sebuah kerjasama. Karna koordinasi adalah kerjasama dimana setiap kerjasama kita mempunya rasa tanggung jawab dan kepercayaan dari  anggota untuk tidak merugikan orang lain. Maka dari itu tanamkanlah dalam diri kita rasa tanggung jawab dalam sebuah kerja sama agar tidak merugikan orang lain.

  SEKIAN ARTIKEL DARI SAYA MENGENAI KOORDINASI
KURANG LEBIHNYA SAYA MINTA MAAAF
TERIMAKASIH

PENGERTIAN KOMUNIKASI, MOTIVASI, KOORDINASI DAN PEMIMPIN

kami selaku Mahasiswa Manajemen Informatika dari kelas 1DB04 Universitas Gunadarma ingin menulis artikel mengenai komunikasi,motivasi,organisasi dan pemimpin dengan soal di bawah ini.

Soal !!

1.Coba saudara jelaskan tentang apa yang dimaksud dengan fungsi-fungsi komunikasi? Dan ruang lingkup komunikasi?

2. Jelaskan tentang metode-metode motivasi? Jenis-jenis motivasi? Dan apa yang dimaksud dengan alat-alat motivasi?

3. Mengapa suatu koordinasi penting dalam sebuah organisasi?sebutkan pula cara untuk mewujudkan koordinasi yang baik?

4. Syarat-syarat apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pemimpin? Jelaskan perbedaan pemimpin dan manajer?

 Jawab

1.  Komunikasi adalah suatu proses pembentukan,penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan yang terjadi di dalam diri seseorang dan di antara dua atau lebih dengan tujuan tertentu. Definisi tersebut memberikan beberapa pengertian pokok yaitu komunikasi adalah suatu proses mengenai pembentukan, penyampaian, penerimaan dan pengolahan.

Fungsi – fungsi komunikasi :

  • Fungsi kontrol komunikasi dalam pandangan fungsi kontrol adalah sebagai cara untuk mengetahui apakah orang lain tetap sesuai pada jalur yang di tetapkan oleh kita atau tidak, dan juga mengetahui bagaimana keadaan orang lain sehingga kita bisa memutuskan sesuatu yang sesuai dengan keadaan orang tersebut.
  •  Informasi Komunikasi merupakan sebuah proses untuk memberikan informasi dari sumber kepada tujuan yang pada akhirnya melahirkan feedback(tanggapan atau umpan balik)
  •  Motivasi fungsi komunikasi juga sebagai alat untuk memberikan motivasi kepada orang lain, fungsi motivasi dan control pada komunikasi, menurut saya agak hampir sama tujuannya, yaitu untuk memastikan, apakah orang lain tetap pada jalur yang kita inginkan atau tidak, jika fungsi kontrol menggunakan cara yang lebih force(memaksa dan memberikan konsekuensi2 nyata), fungsi motivasi lebih kepada cara-cara yang sifatnya soft, lembut namun biasanya langsung mengarah kepada nuraninya
  •  Ekspresi emosi kita bisa menyampaikan apa yang emosi kita rasakan melalui komunikasi, pada level ini, kita biasanya hanya butuh untuk didengar untuk membagi beban emosi kita kepada orang lain, namun tak jarang kita mengharapkan advice dan tanggapan lisan dari orang lain

Ruang Lingkup Komunikasi :

Komunikasi yang dilakukan oleh seseorang untuk menyampaikan sesuatu lewat bahasa atau simbol – simbol tertentu dengan orang lain. dimana manusia sebagai peran utamanya baik langsung bertatap muka ataupun melalui media karna itu yang disebut komunikasi antarmanusia.

2. Motivasi adalah  cara untuk mendorong gairah kerjah bawahan atau kerabat, agar mau bekerja keras dengan memberikan semua kemampuan dan keterampilanya untuk sebuah organisasi atau perusahaan.

Metode – metode motivasi ada 2 (dua) yaitu motivasi langsung dan tidak langsung.

  • Motivasi Langsung
    Motivasi langsung adalah motivasi yang berkaitan dengan materil ataupun non materil yang di berikan secara langsung kepada setiap individu  agar dapat memenuhi kebutuhan dan kepuasanya. motivasi langsung jadi sifatnya khusus seperti pujian, THR, Bonus, dan sebagainya.
  • Motivasi Tidak Langsung
    motivasi tidak langsung adalah motivasi yang di berikan dengan fasilitas – fasilitas yang dapat mempermudah seseorang dalam pekerjaanya maupun dalam kehidupan sehari – hari. Motivasi ini besar pengaruhnya untuk menambah semangat keraja para karyawan.

Jenis Jenis Motivasi :

  • Motivasi Intrinsic, yaitu motivasi yang datang secara alamiah atau murni dari diri sendiri, seperti adanya rasa ingin maju di dalam diri untuk merubah dirinya menjadi lebih baik.
  • Motivasi Ekstrinsik, yaitu motivasi yang datang disebabkan adanya suatu dorongan dari orang lain, seperti adanya pemberian nasehat dari orang lain, Hadiah, Sanksi, dan Sebagainya.

Alat – Alat Motivasi :

yang di maksud dengan alat motivasi adalah suatu alat yang dapat mendorong kita atau memotivasikan kita agar tujuan yang kita inginkan tercapai seperti :

  • Uang
    uang adalah salah satu alat motivasi terkuat yang di butuhkan dalam kehidupan sehari – hari.
  • Kompetisi
    kompetisi adalah suatu persaingan yang dapat memotivasikan seseorang agar bisa memenangkan persaingan tersebut. dsb

3. Koordinasi adalah proses untuk memadukan tujuan dan aktivitas dari unit-unit yang ada, supaya tujuan secara keseluruhan dapat tercapai. Tanpa koordinasi, ada kemungkinan masing-masing kerja keras, tetapi kurang mendukung organisasi bahkan merugikan organisasi.

Mengapa Kordinasi Penting Dalam Suatu Organisasi.
Karena, organisasi mempunyai karakteristik-karakteristik yaitu mempunyai struktur, tujuan, dan saling berhubungan satu bagian dengan bagian yang lain. Sifat ketergantungan antar bagian menandakan bahwa organisasi adalah suatu sistem, sehingga jika ada bagian yang terpecah atau ada masalah, maka akan ada misskomunikasi dan organisasi itu tidak akan berjalan sesuai dengan tujuan awal.

Cara Untuk Mewujudkan Kordinasi Dengan Baik :

  1. adanya kontak langsung dari mereka yang kegiatannya harus dikoordinasikan.
  2. Koordinasi dimulai pada tahap yang paling awal sebelum kebijaksanaan dibentuk secara lengkap.
  3. Koordinasi merupakan suatu proses yang berkelanjutan.

4. Pemimpin adalah seseorang yang menggunakan kemampuannya, sikapnya, nalurinya, dan ciri-ciri kepribadiannya yang mampu menciptakan suatu keadaan, sehingga orang lain yang dipimpinnya dapat saling bekerja sama untuk mencapai tujuan.
Manager adalah Seorang pemimpin dengan melaksanakan tugas berdasarkan prinsip dasar manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian sehingga mampu menciptakan keadaan orang lain yang dipimpinnya saling bekerja sama untuk mencapai tujuan.

Syarat – syarat Menjadi Seorang Pemimpin :

  • BANYAK MENDENGAR: Anda harus rajin dan sering menerima keluhan, kritikan dan masukan dari orang yang akan anda pimpin (jika baru tahap akan menjadi pemimpin).
  • BANYAK MELIHAT: Anda harus rajin dan sering meninjau atau mengunjungi tempat-tempat yang akan menjadi target pekerjaan atau program. Lihatlah penderitaan masyarakat/rakyat yang akan anda pimpin, jangan hanya mendengar laporan orang lain. Catatlah setiap kejadian, renungkan dan perbuatlah kemudian hari.
  • BANYAK MERASAKAN: Anda harus rajin dan sering mengumpamakan bahwa penderitaan mereka (masyarakat/rakyat) adalah menimpa diri anda atau keluarga anda. Jangan sepelekan mereka dan jangan rendahkan mereka.
  • BANYAK MEMIKIRKAN: Anda harus dan sering memikirkan bagaimana cara penyelesain terbaik atas semua persoalan yang dihadapi oleh orang yang anda pimpin.
  • BANYAK BERBUAT: Anda harus dan sering menerjemahkan semua keluhan, kritikan atau bahkan mungkin cemoohan dari orang yang anda pimpin. Berikan perhatian khusus dan buat rancangan program terbaik, jadikan semua itu pemicu dan pemacu semangat kerja anda.Berbuat semaksimal dan seoptimal mungkin. Jangan lupa berdo’a kepada Allah Subhanhuwata’ala

Perbedaan Manajer dan Pemimpin

Manajer Pemimpin
·         Mengelola·         Dapat di cetak·         Memelihara·         Memfokuskan pada sistem dan struktur

·         Mengandalkan kontrol

·         Berorientasi jangka pendek

·         Bertanya bagaimana dan kapan

·         Berorientasi pada hasil

·         Meniru

·         Menerima status quo

·         Seperti tentara yang siap selalu diperintah

·         Melakukan dengan benar

·         Berinovasi·         Tidak dapat di cetak·         Mengembangkan·         Memfokuskan pada orang-orang (bawahan)

·         Menumbuhkan kepercayaan

·         Memiliki perspektif jangka panjang

·         Bertanya apa dan mengapa

·         Berorientasi pada peluang-peluang masa depan

·         Menciptakan

·         Menentang status quo

·         Adalah dirinya sendiri

·         Melakukan hal yang benar

Sekian dari kami mengenai pengertian Komunikasi, Motivasi, Kordinasi Dan pemimpin
mohon maaf apa bila ada salah kata dalam penulisan dan mohon kritik dan saran agar kami dapat menulis sebuah artikel lebih baik.
Terima Kasih.

MANAJEMEN UMUM (motivasi)

Nama          : Cahyana Ali
tujuan saya ingin menulis tentang
Motivasi.

MOTIVASI

 Motivasi asuksesdalah mempersoalkan bagaimana caranya mendorong kerja gairah bawahan atau kerabat, agar mau bekerja keras dengan memberikan semua kemampuan dan keterampilanya untuk mewujudkan suatu organisasinya.

A. Jenis – Jenis Motivasi
Motivasi ada 2 jenis yaitu :

  1. Motivasi Intrinsic, yaitu motivasi yang datang secara alamiah atau murni dari diri sendiri, seperti adanya rasa ingin maju di dalam diri untuk merubah dirinya menjadi lebih baik.
  2. Motivasi Ekstrinsik, yaitu motivasi yang datang disebabkan adanya suatu dorongan dari orang lain, seperti adanya pemberian nasehat dari orang lain, Hadiah, Sanksi, dan Sebagainya.

B. Metode – Metode Motivasi

Ada 2 metode motivasi yaitu :

  1. Motivasi Langsung
    Motivasi langsung adalah motivasi yang berkaitan dengan materil ataupun non materil yang di berikan secara langsung kepada setiap individu  agar dapat memenuhi kebutuhan dan kepuasanya. motivasi langsung jadi sifatnya khusus seperti pujian, THR, Bonus, dan sebagainya.
  2. Motivasi Tidak Langsung
    motivasi tidak langsung adalah motivasi yang di berikan dengan fasilitas – fasilitas yang dapat mempermudah seseorang dalam pekerjaanya maupun dalam kehidupan sehari – hari. Motivasi ini besar pengaruhnya untuk menambah semangat keraja para karyawan.

C. Alat – Alat Motivasi

yang di maksud dengan alat motivasi adalah suatu alat yang dapat mendorong kita atau memotivasikan kita agar tujuan yang kita ingin tercapai seperti :

  • Uang
    uang adalah salah satu alat motivasi terkuat yang di butuhkan dalam kehidupan sehari – hari.
  • Kompetisi 
    kompetisi adalah suatu persaingan yang dapat memotivasikan seseorang agar bisa memenangkan persaingan tersebut. dsb

Sekian mengenai motivasi dari saya
mohon maaf bila ada salah kata dalam penulisan
mohon kritik dan saranya
trimakasih.

MANAJEMEN UMUM

Assalamualaikum wr wb.
saya akan menulis artikel tentang Konsep Manajemen.
.

KONSEP MANAJEMEN
MANAGER DAN MANAJERIAL

A. Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

–   Robbins dan Coulter (1999)  menyebutkan manajemen adalah proses pengkoordinasian dan pengintegrasian kegiatan-kegiatan kerja agar diselesaikan secara efektif dan efisien melalui orang lain.  Pengkoordinasian orang lain artinya melibatkan orang lain, sedangkan efektif dan efisien untuk menunjukkan berdaya guna dan berhasil guna.
–  Gibson, Donelly, dan Ivancevich (1996) menyebutkan manajemen adalah proses yang dilakukan seorang atau beberapa orang untuk mengkoordinasikan aktifitas orang lain untuk mencapai hasil-hasil yang tidak dapat dicapai oleh orang itu sendiri.
–   Follet dalam Stoner dan Wankel (1986), menyebutkan bahwa manajemen adalah seni untuk melakukan sesuatu melalui orang lain.
–   Dadang dan Sylvana (2007) mengemukakan bahwa manajemen adalah kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh sesuatu dalam rangka pencapaian tujuan melalui orang lain.

B. Fungsi Manajemen

Robin dan Coulter (1999), menyebutkan fungsi – fungsi manajemen sebagai berikut : perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan.

  • Perencanaan: mencakup pendefinisian tujuan, penetapan strategi, dan mengembangkan rencana untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan.
  • Pengorganisasian; adalah menentukan tugas apa saja yang dikerjakan, siapa yang mengerjakan, bagaimana tugas-tugas dikelompokkan, siapa melapor kepada siapa, dan pada tingkat mana keputusan harus dibuat.
  • Kepemimpinan; meliputi kegiatan-kegiatan memotivasi bawahan, mengarahkan, menyeleksi saluran komunikasi yang paling efektif, dan memecahkan konflik.
  • Pengendalian; meliputi pemantauan kegiatan-kegiatan untuk memastikan bahwa semua orang mencapai apa yang telah direncanakan dan mengkoreksi penyimpangan-penyimpangan yang ada.

C. Peran Manajemen

Peran manajer menurut Mintzberg dalam Robbins dan Coulter (1999) adalah peran antar pribadi, peran informasi, dan peran memutuskan, dengan penjelasan masing-masing adalah sebagai berikut :
  • Peran antar pribadi: Peran-peran yang melibatkan kegiatan-kegiatan simbolis (figure head), pemimpin, dan penghubung.
  • Peran informasi: Peran yang meliputi kecepatan-kecepatan memantau, menyebarkan, dan juru bicara.
  • Peran memutuskan: Peran yang meliputi kewirausahawan, penanganan gangguan, pengalokasi sumber daya.

D. Jenis – Jenis manajer dan Keterampilan manajer

Jenis-jenis atau tingkatan manajer menurut Robbins dan Coulter (1999) adalah :
  • Manajer lini pertama: Manajer tingkat paling rendah.  Para manajer ini sering disebut penyelia, manajer kantor, manajer departemen.
  • Manajer menengah: Mencakup semua tingkat manajemen antara tingkat penyelia dan tingkat puncak.  Misalnya kepala bagian, kepala biro, manajer pabrik, manajer devisi, general manajer, dekan.
  • Manajer puncak: Manajer yang bertanggung jawab atas pengambilanKeputusan organisasi.  Misalnya presiden direktur, CEO, COO, presiden komisaris.

Ada 2 fungsi manajemen yaitu manajemen administratif dan manajemen operatif.

  •  fungsi Manajemen administratif, Semakin tinggi jabatan, lebih banyak menggunakan
  • fungsi manajemen operatif, Semakin rendah jabatan, maka lebih banyak mengerjakan

Menurut Stoner dan Hankel (1986), ada 3 tingkat keterampilan manajer yaitu,

  1. Keterampilan teknis: kemampuan menggunakan alat-alat, prosedur, dan teknik suatu bidang yang khusus.
  2. Keterampilan manusiawi: Kemampuan untuk bekerja dengan orang lain.
  3. Keterampilan konseptual: kemampuan mental untuk mengkoordinasi dan memadukan semua kepentingan dan kegiatan organisasi.

E. Kemampuan Manajerial

Kemampuan manajerial adalah kemampuan manajer dalam mengatur, mengkoordinasikan, dan menggerakkan para bawahan ke arah pencapaian tujuan yang ditetapkan oleh organisasinya.

Penyebab kegagalan mengoptimalkan kemampuan manajer sebagai berikut :

  • Manajer kurang mampu memahami kinerja yang diharapkan dari posisinya.
  • Kurang memahami peran manajerial yang diembannya.
  • Tidak menguasai keterampilan manajerial.
  • Tidak mampu memotivasi bawahan.
Untuk itu ada 10 langkah pengoptimalan kinerja manajer yaitu : (Dadang dan Sylvana, 2007)
  • Pekerjaan yang menarik.
  • Kesejahteraan memadai.
  • Keamanan bekerja.
  • Penghayatan terhadap pekerjaan.
  • Suasana kerja yang baik.
  • Promosi dan perkembangan diri mereka sejalan dengan kompetensi dan kontribusi.
  • Pengertian dan simpati atas masalah pribadi.
  • Merasa terlibat dalam kegiatan-kegiatan kelompok kerja.
  • Kesetiaan manajer pada bawahan.
  • Selalu disiplin dalam bekerja.

F. Perkembangan dan Sejarah Konsep Manajemen

Secara umum perkembangan teori manajemen dapat dibagi 4 yaitu :

  1.    Manajemen ilmiah (1870 – 1930)
  2.    Manajemen klasik (1900 – 1940)
  3.    Manajemen hubungan manusiawi (1930 – 1940)
  4.    Manajemen modern (1940 – sekarang).

1. Teori Manajemen Ilmiah

Pelopornya adalah Fredrik Taylor, Frank dan Lilian Gilbreth, Henry Grant, Harrington Emerson.  Teori manajemen ilmiah lahir dari adanya kebutuhan untuk menaikkan produktifitas.  Di Amerika Serikat, di awal abad ke 20 tenaga terampil tidak banyak.  Sehingga perlu dicari cara menaikkan efisiensi.  Misalnya apakah suatu pekerjaan dapat digabungkan atau dihilangkan, dan lain-lain upaya efisiensi.  Dalam upaya-upaya itu, Fredrik Taylor, yang sering disebut Bapak manajemen ilmiah, menyusun sekumpulan prinsip yang merupakan inti manajemen ilmiah.  Prinsip-prinsip itu diringkas sebagai berikut :
  1. Mengganti cara tidak teratur dengan ilmu pengetahuan yang sistemastis.
  2. Mengusahakan keharmonisan dalam gerakan kelompok.
  3. Mencapai kerjasama manusia, bukan individualisme.
  4. Menghasilkaan output yang maksimal, bukan output yang terbatas.
  5. Mengembangkan pekerja sampai taraf setinggi-tingginya untuk kesejahteraan maksimum mereka sendiri.
Kelebihan Manajemen Ilmiah :
Dapat diterapkan pada berbagai macam kegiatan organisasi, disamping organisasi industri.  Teknik efisiensi dari manajemen ilmiah seperti studi waktu dan gerak, menyadarkan bahwa pekerjaan dapat dibuat efifisan dan masuk akal.
Kelemahan Manajemen Ilmiah : 
Manajemen ilmiah lebih berfokus pada manusia itu rasional untuk memperoleh material, tetapi kurang memperhatikan segi-segi sosial para pekerja.
2. Teori Manajemen Klasik
Pelopornya adalah Henry Fayol, James D. Mooney, Mary Parker Follet, Herberd Simon, Chester I. Banard. Manajemen klasik timbul dari kebutuhan akan pedoman untuk mengelola organisasi yang kompleks, misalnya sebuah pabrik.  Manajemen itu tidak dilahirkan, tetapi dapat diajarkan, asalkan prinsip-prinsip mendasari dan teori umum manajemen dapat diterapkan.  Menurut Fayol (Robbins dan Coulter, 1999), manajemen adalah sebuah kegiatan umum dari semua usaha manusia dalam bisnis, pemerintahan, dan rumah tangga.  Ia mengungkapkan ada 14 prinsip manajemen yang merupakan kebenaran universal yang merupakan prinsip umum manajemen, yaitu :
  1. Pembagian kerja
  2. Otoritas
  3. Tata tertib
  4. Kesatuan komando
  5. Kesatuan arah
  6. Subordinasi kepentingan-kepentingan individu terhadap kepentingan umum
  7. Balas jasa
  8. Sentralisasi
  9. Rantai skalar / hirarki
  10. Tatanan
  11. Kesamaan
  12. Kemantapan para karyawan dalam pekerjaannya
  13. Inisiatif
  14. Semangat korps.
Fayol juga membagi perusahaan dalam 5 bidang kegiatannya, yaitu teknis (produksi), komersial (pemasaran), keamanan, akuntansi, dan manajerial.
Kelebihan Manajemen Klasik :
Manajemen klasik mebuat pemisahan bidang-bidang utama praktek para manajer, sehingga sampai sekarang masih dapat diterima oleh para manajer praktisi (praktek).
Kekurangan Manajemen Klasik :
Dalam organisasi modern yang kompleks seperti sekarang, manajemen klasik dianggap terlalu umum.  Di manajemen modern, terkadang garis wewenang agak kabur.  Saat ini terkadang teknisi bisa mendapat perintah dari manajer pabrik (atasan dari atasan teknisi (mandor)).  Ini membuat pertentangan antara prinsip pembagian kerja dan kesatuan perintah.
3.  Manajemen Hubungan Manusiawi 

Pelopornya adalah Hawthorn studies, Elton Mayo, Fritz Roethlisberger, dan Hugo Munsterberg.  Teori hubungan manusia adalah teori yang menggambarkan cara-cara bagaimana manajer berhubungan dengan bawahannya.  Aliran ini muncul karena manajer mendapati bahwa pendekatan klasik tidak dapat dicapai dengan keserasian sempurna.  Masih terdapat kesulitan di mana bawahan tidak selalu mengikuti pola tingkah laku yang rasional dan dapat diduga.  Perlu ada upaya untuk meningkatkan hubungan antar manusia agar organisasi lebih efektif.  Aliran ini untuk memperkuat aliran klasik, yaitu dengan menambahkan wawasan sosial dan psikologi.Kalau ‘manajemen manusia’ mendorong kerja yang lebih baik dan lebih keras, itu berarti hubungan antar manusia dalam organisasi itu baik.  Hawthorn studies mengatakan yang penting diperhatikan untuk meningkatkan produktifitas adalah faktor perilaku manusia dan sosial.  Pekerja akan bekerja lebih keras kalau mereka yakin bahwa supervisor memberi perhatian kepada mereka.Sejalan dengan Hawthorn studies, menurut Hugo Munstenberg, produktifitas dapat ditingkatkan dengan  3 jalan : 

  1. Menemukan orang yang terbaik.
  2. Menciptakan kondisi psikologis dan pekerjaan yang terbaik.
  3. Menggunakan pengaruh psikologis untuk mendorong karyawan.
     Kelebihan Manajemen Hubungan Manusiawi :
Perhatian pada keterampilan manajemen manusia semakin ditingkatkan disamping keterampilan teknis manusia, karena penekanan pada hubungan sosial.     Kelemahan Manajemen Hubungan Manusiawi :
Peningkatan kondisi kerja dan peningkatan kepuasan kerja tidaklah menghasilkan kenaikan produktifitas sedramatis yang diperkirakan.  Peningkatan produktifitas dipengarahui oleh banyak faktor antara lain teknologi, efisien, semangat kerja, dan lain-lain.
4. Manajemen Modern 
Pelopornya adalah Abraham Maslow, Chris Argyris, Douglas Mc Gregor, Edar Schien, David Mc Cleland, Robert Blake and Jane Mouton, Ernest Dale, Peter Drucker dan ahli-ahli manajemen operasi/manajemen sains.  Manajemen modern adalah perluasan manajemen ilmiah.  Manajemen modern mulai berkembang sejak tahun 1940 an dan banyak menggunakan manajemen sains atau manajemen operasi atau riset operasi sebagai pendekatan ilmu manajemen, yang banyak menggunakan ilmu matematika, fisika, untuk memecahkan masalah oprasional.  Pada awalnya ilmu manajemen operasi digunakan dalam ilmu kemiliteran dalam hal-hal operasional militer.  Tujuan dari manajemen sains/manajemen ilmu adalah untuk memberikan landasan kuantitatif dalam pengambilan keputusan (Gibson, Donelly, Ivancevich, 1996).Dalam manajemen modern, konsep manajemen dibagi menjadi :
  1. Manajemen berdasarkan hasil.
  2. Manajemen berdasarkan tanggungjawab sosial.
  3. Manajemen berdasarkan sasaran.
  4. Manajemen berdasarkan pengecualian.
  5. Manajemen terapan.
    Kelebihan Manajemen Modern :
Banyak digunakan dalam kegiatan-kegiatan sehari-hari meliputi penganggaran modal, perencanaan produk, manajemen persediaan, penjadwalan, metode antrian, transportasi.
 Kelemahan Manajemen Modern :
Konsep manajemen modern sulit dipahami karena perhitungannya yang sulit.
mohon maaf apabila ada kesalahan kata dalam penulisan .
sekian dari penulisan saya tentang konsep majemen mohon  saran dan kritik atas penulisan saya.
Terima kasih.
wassalamualaikum wr wb
SUMBER : Buku Materi Pokok (BMP) Universitas Terbuka EKMA 4116 Manajemen